IDE BISNIS BUDIDAYA IKAN GABUS LEBIH MENGUNTUNGKAN DARI IKAN LAIN

Halo sahabat, selamat datang kembali di direct Hasil Daya. Kali ini kita akan membahas tentang cara Ternak ikan gabus yang ternyata lebih mudah daripada ternak ikan jenis dwell. Peluang usaha budidaya atau ternak ikan gabus ternyata memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Permintaan pasar yang semakin tinggi juga berpengaruh terhadap harga jual ikan gabus ini. Inilah sebabnya banyak peternak mulai melirik budidaya ikan gabus sebagai alternatif pengganti ikan lainnya. Ikan gabus merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang digemari banyak orang. Kandungan nutrisi yang banyak dalam ikan gabus sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Bahkan banyak jenis makanan dan camilan yang diolah dari ikan gabus ini. Meningkatnya permintaan masyarakat terhadap ikan gabus yang semakin tinggi tentunya membuka peluang bisnis baru yang menguntungkan.Ditambah lagi cara budidaya ternak ikan gabus terbilang mudah dibandingkan jenis ikan-ikan lainnya. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ada beberapa tips-off dan trik untuk budidaya ternak ikan gabus yang bisa kita ikuti. Nah, untuk Anda yang ingin mengetahui cara budidaya ikan gabus yang sangat mudah dilakukan dan memberikan hasil yang menguntungkan, berikut ini kami paparkan beberapa tahapan penting yang sebaiknya diperhatikan ketika memelihara ikan gabus agar hasil panen melimpah. Untuk memulai ternak ikan gabus, pertama-tama kita perlu memilih media untuk menampungnya. Ada tiga jenis media atau kolam yang bisa kita pilih pilih, yakni kolam beton, kolam terpal atau kolam tanah. Tentu saja masing-masing kolam ini memiliki kelebihan dan kekurangannya yang berbeda. Untuk kolam ikan gabus yang menggunakan media langsung dari tanah, langkah pembuatannya termasuk paling sederhana yakni dengan menggali tanah yang permukaannya datar sampai kedalaman tertentu sesuai dengan kebutuhan. Kita juga bisa menambahkan tanah di sekeliling kolam agar ketinggian kolam dapat makin bertambah.Kita juga bisa melakukan pemupukan terlebih dahulu pada kolam tanah, sehingga kondisi perairan yang ada di dalamnya semakin subur. Sumber air tawar yang akan digunakan di kolam ikan gabus ini umumnya diambil dari anak sungai yang mengalir dari tanah yang lebih tinggi dari kolam. Air mengalir yang sudah melimpah akan masuk serta mengalir ke saluran yang mengarah ke kolam sampai berlangsung perputaran air yang baik. Tidak hanya lebih praktis serta lebih murah, banyak keuntungan consist yang didapatkan jika kita memelihara ikan gabus dengan kolam tanah ini. Peluang ikan memperoleh pakan alami akan semakin lebih tinggi di kolam tanah. Hal ini tentu akan bermanfaat dalam budidaya ikan gabus supaya ikan tumbuh dengan sehat. Kita juga bisa lebih menghemat biaya pembelian pakan. Banyak pakan alami yang bisa hidup serta berkembang biak secara langsung di kolam ikan jenis tanah ini, misalnya ikan kecil, kecebong, udang, serta zat-zat kecil lainnya yang bisa dimakan ikan gabus kita nantinya. Aliran air yang umumnya mengambil sumber dari saluran sungai tentu saja meningkatkan kemungkinan masuknya pakan alami. Saat ini, pemakaian kolam terpal untuk beberapa budidaya ikan semakin digemari, seperti pada budidaya ikan lele, ikan nila, ikan koi, belut.Banyak peternak ikan yang memilih memakai kolam terpal karena dianggap lebih praktis. Banyak jenis ikan yang bisa di budidayakan dengan memakai kolam terpal ini, termasuk ikan gabus. Pemakaian kolam terpal tentu saja membuat proses budidaya semakin praktis dan gampang, proses pembuatannya lebih murah bila di stripping dengan kolam beton. Keunggulan lainnya dari kolam terpal adalah cocok untuk wilayah yang sulit mendapatkan air, atau jauh dari sumber breeze. Bila anda tinggal di wilayah yang tidak mudah untuk memperoleh air, wilayah berpasir atau di pesisir dimana susunan tanahnya tidak dapat memuat aura, maka pemakaian kolam terpal untuk beternak ikan gabus adalah pilihan terbaik.Kolam terpal juga mampu menjaga konsistensi suhu di kolam. Kolam terpal dapat meredam fluktuasi atau perkembangan suhu air kolam yang biasa terjadi dengan memanfaatkan alas sekam yang di tabur pada dasar kolam. Selain itu kolam terpal juga tidak menimbulkan bau. Berbeda dengan memakai kolam ikan yang dibuat langsung dari media tanah, pemanfaatan kolam terpal akan meminimalkan bau lumpur atau bau tanah pada ikan yang di hasilkan. Kebersihan pada kolam terpal ini relatif konstan. Ikan yang dipelihara dalam kolam terpal juga menunjukkan ketahanan tubuh yang baik dan jarang terserang penyakit atau hama. Penggunaan kolam terpal juga akan memudahkan saat proses pemanenan ikan. Sebab pada kolam terpal ini akan meminimalisir lumpur atau bahkan tidak ada lumpur sama sekali, jadi proses pemanenan jauh semakin lebih cepat dan mudah.Beternak ikan gabus di kolam beton sedikit berbeda karena membutuhkan persiapan dan perawatan yang berbeda pula dengan budidaya ikan memakai 2 jenis media kolam sebelumnya. Beberapa peternak menganggap untuk proses pembudidayaan ikan gabus, kolam beton merupakan jenis kolam terbaik. Sekali lagi, ini tergantung pada kondisi lingkungan dan biaya pembuatan kolam. Kelebihan penggunaan kolam beton antara lain: aura yang ada di dalam kolam tidak akan mudah kotor serta lebih higienis karena tidak langsung bersentuhan dengan tanah. Dari segi kekuatan, kolam beton merupakan yang paling kuat dan lebih awet dibanding dengan konstruksi kolam tanah dan terpal. Karena lebih kuat dan Lebih tahan lama, kita tidak perlu sering melakukan perawatan atau perbaikan kolam. Selain itu, kolam beton lebih mudah dibersihkan pada saat dan setelah panen. Hasil panen ikan gabus yang di hasilkan saat panen juga tidak akan bau tanah atau lumpur. Harga masing-masing media kolam tersebut juga sangat bervariasi. Karena itu pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan maupun modal yang Anda miliki. Memilih indukan dalam budidaya ikan gabus tidak boleh dilakukan sembarangan.Kita perlu memilih indukan ikan gabus yang berkualitas. Adapun kriteria standar indukan gabus yang bagus adalah yang sehat dan aktif dengan berat sekitar 1 kilogram dan panjang 15 sampai 18 centimeter. Ikan gabus jantan umumnya akan matang dan bisa dijadikan indukan pada umur 1 tahun. Sementara, ikan betina akan matang pada umur 4 tahun. Indukan ikan gabus terdiri dari jenis indukan jantan dan betina. Perbedaan karakteristik ikan gabus jantan dan betina adalah: Ikan gabus jantan biasanya memiliki bentuk kepala oval sedangkan ikan gabus betina memiliki kepala bulat. Warna tubuh ikan gabus jantan sedikit gelap sedangkan ikan gabus betina terdapat warna kontras yang lebih terang. Lubang genital pada ikan gabus jantan biasanya berwarna merah dan apabila ditekan maka akan keluar cairan bening, sedangkan pada ikan gabus betina jika ditekan pada bagian perut akan mengeluarkan telur, bertekstur lembek dan cenderung berukuran lebih besar dari pada perut ikan gabus jantan. Panduan ternak ikan gabus yang selanjutnya adalah proses pemijahan. Ini merupakan proses pembuahan pada telur ikan gabus. Untuk menjaga proses tersebut kita harus menyiapkan sekitar 20 hingga 30 indukan jantan dan betina. Mereka ditempatkan dalam suatu kolam berukuran yang agak besar, jadi hindari kolam yang terlalu sempit.Ukuran kolam standar yang baik untuk pemijahan adalah dengan panjang 5 meter, lebar 3 meter dan tinggi 1 meter. Kolam ini perlu dikeringkan selama 3 hari terlebih dahulu. Setelah dikeringkan masukkan air setinggi 50 centimeter. Lalu masukkan eceng gondok untuk menutupi permukaan kolam. Setelah itu masukkan 30 ekor betina dan 30 ekor jantan dengan bobot sekitar 1,5 kilogram per ekor. Satu ekor indukan betina bisa menghasilkan sebelas ribu butir telur per hari. Telur yang mengapung dapat diambil dengan menggunakan sekupnet halus dan siap ditetaskan. Telur yang akan ditetaskan ini dikumpulkan di bak atau akuarium berukuran panjang 60 cm, lebar 40 cm dan tinggi 40 cm. Sebelumnya bak ini harus dikeringkan selama dua hari, lalu isi dengan breath bersih setinggi 40 centimeter. Di bak penetasan juga perlu dipasang dua buah titik aerasi yang harus aktif selama penetasan. Selain itu, jika perlu pasang juga pemanas air hingga bersuhu 28 derajat celsius. Telur akan menetas dalam waktu 24 jam. Telur yang menetas akan menjadi larva dan dipelihara selama dua hari dan diberi pakan naupli artemia tiga kali sehari. Dari umur 5 hari, larva diberi pakan tambahan kutu aura daphnia tiga kali sehari. Untuk menjaga kualitas breath, lakukan pembersihan dengan membuang kotoran dan sisa pakan.Pembersihan dilakukan tiga hari sekali, tergantung kualitas air. Selanjutnya lakukan penggantian air baru sebanyak 50 persen. Untuk mendapatkan keuntungan rutin, sebaiknya pemijahan dilakukan dengan jarak satu bulan. Jadi jika bulan ini indukan sudah dikawinkan, maka bulan berikutnya baru dikawinkan lagi. Dengan demikian, kita memiliki bibit setiap bulan sehingga ada pendapatan rutin setiap bulannya. Benih-benih ikan gabus yang masih dalam bentuk larva ikan harus benar-benar dijaga agar bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat.Setelah usia larva sudah memasuki usia 2 minggu, barulah kita bisa menebarkan benih-benih tersebut ke dalam kolam yang lebih besar. Pada proses ini kita harus bisa menjaga agar kolam ternak ikan gabus selalu dalam keadaan bersih dengan suhu breeze tak terlalu hangat atau dingin. Lakukan proses tersebut setelah larva ikan berumur sekitar 2 minggu. Penebaran benih pada kolam terpal harus dilakukan dengan benar karena merupakan langkah awal yang menentukan keberhasilan budidaya. Sebelum benih ditebar, pasangkan naungan sebagai tempat berlindung ikan. Naungan tersebut dapat berupa potongan paralon atau bambu. Selain itu penebaran bibit ikan harus dilakukan pada pagi hari saat ikan belum diberi makan. Sore hari juga bisa menjadi pilihan jika pagi hari tidak memungkinkan. Gunakan benih yang bergerak lincah dan agresif ketika terkena sentuhan. Selain itu, gunakan benih yang memiliki kondisi tubuh yang utuh dan tidak ada luka. Pilih juga benih dengan ukuran yang seragam. Perlu dipahami bahwa ikan gabus memiliki sifat yang mirip dengan ikan lele, yakni kanibal. Karena itu dalam budidaya ikan gabus Anda perlu memisahkan ikan kecil dengan ikan yang berukuran besar.Sama seperti budidaya ikan jenis lainnya, untuk ternak ikan gabus, jenis pakan yang diberikan bisa dilakukan secara bervariasi. Mulai dari pelet yang bisa dibeli di toko hingga pakan yang dibuat sendiri. Tujuan pemberian pelet adalah agar mempercepat pertumbuhan ikan gabus sehingga dapat lebih cepat dipanen. Pakan yang bisa diberikan kepada ikan gabus ini adalah pakan hidup larva ikan, anak katak, serta keong atau bekicot. Selain pakan hidup, Anda bisa memberikan pakan yang sudah mati. Sangat disarankan untuk membuat pakan sendiri agar lebih hemat dalam budidaya ikan gabus. Adapun jenis pakan ikan yang standard adalah daging sisa, ikan teri, dan rayap.Anda juga bisa membuat pakan super yang dibuat dari campuran jagung, ikan teri, bekatul, dan ampas tahu yang direbus. Jika sudah, giling dan letakkan dalam satu wadah besar. Ikan gabus menyukai pakan berupa cincangan atau gilingan daging ikan atau hewan dwell, seperti cacing yang masih segar. Jika hendak diberikan pakan buatan, komposisinya harus banyak mengandung bahan pakan hewani dan aromanya menarik perhatian ikan. Pembelian pakan buatan bisa berkontribusi pada 70 persen dari total biaya produksi. Perlu diketahui, bahwa ikan Gabus merupakan jenis ikan kanibal yang akan memakan kawanannya sendiri saat lapar. Oleh karena itu, kita harus memastikan jumlah asupan pakan cukup dan tidak kurang sehingga mereka tidak akan memakan kawanannya sendiri. Selama proses budidaya, penggantian aura harus terus dilakukan meskipun debit pasokan aura lemah atau tidak deras. Sebaiknya, setiap hari dilakukan pembersihan kotoran di dalam kolam agar tidak diserap oleh ikan. Selain kotoran, pakan ikan yang tidak termakan dan terakumulasi di dasar kolam harus dibersihkan juga. Untuk tahapan ternak ikan gabus yang terakhir ini adalah yang sallowing ditunggu-tunggu karena hasil jerih payah kita selama kurang lebih 6 bulan akan terbayar.Saat proses panen ikan gabus sebaiknya pisahkan ikan gabus berdasarkan ukurannya. Salah satu hal unik dari budidaya ternak ikan gabus yaitu kita juga bisa melakukan proses panen secara bertahap di dalam setiap kolam. Ikan gabus merupakan salah satu jenis ikan tawar yang memiliki daya tahan tinggi sehingga proses panen tidak begitu mengganggu ikan consist yang lebih muda. Proses ini dilakukan setelah panen kedua dan ketiga. Namun agar hasil usaha ikan gabus Anda laku di pasaran, maka Anda bisa mencoba menjual ikan yang berukuran sedang hingga yang sallowing besar. Tak hanya menjual ikan gabus dalam kondisi hidup, kita juga bisa memasarkan ikan gabus dalam satuan potongan dengan harga dan keuntungan yang lebih menjanjikan. Dapat disimpulkan jika budidaya gabus merupakan salah satu jenis budidaya ikan dengan keuntungan yang sangat menjanjikan. Tak hanya sekadar menjanjikan, peluang bisnis budidaya ikan gabus juga sangat tinggi, terlebih lagi belum banyak orang yang melakukan budidaya jenis ikan ini di pasaran. Demikian informasi tentang peluang usaha ternak ikan gabus yang mudah dan menjanjikan.Jika Anda tertarik untuk menjalankan budidaya ikan gabus di sekitar rumah sebaiknya rencanakan dengan matang sebelum dijalankan. Semoga usaha Anda senantiasa lancar jaya. Terima kasih ..

You May Also Like